Connect with us

Musik

Lagu Ampar Ampar Pisang: Lirik, Asal, Pencipta, Sejarah, Hingga Maknanya

Published

on

lagu ampar ampar pisang

Lagu daerah memiliki peranan penting dalam memperkaya khazanah budaya Indonesia, terutama sebagai bagian dari warisan musik tradisional yang mencerminkan identitas lokal.

Salah satu lagu daerah yang cukup populer adalah “Ampar Ampar Pisang”. Lagu ini tidak hanya dikenal karena nadanya yang enerjik, tetapi juga karena memiliki nilai budaya dan sejarah yang khas.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lirik lagu Ampar Ampar Pisang dan artinya, asal-usul lagu, penciptanya, sejarah lagu Ampar Ampar Pisang, serta makna di balik lagu tersebut.

Lagu Ampar Ampar Pisang sering diajarkan di sekolah-sekolah dasar sebagai bagian dari pelestarian budaya.

Selain dinyanyikan dalam pelajaran seni budaya, lagu ini juga kerap dibawakan dalam pertunjukan daerah.

Banyak orang mengenalnya, namun tidak semua memahami asal-usul, pencipta, atau maknanya secara menyeluruh.

Lagu ini menyimpan nilai-nilai lokal yang penting untuk dikenalkan kembali kepada generasi muda.

Dengan memahami sejarah lagu Ampar Ampar Pisang, kita dapat menghargai kekayaan budaya yang ada di balik liriknya.

Lirik Lagu Ampar Ampar Pisang dan Artinya

Berikut adalah lirik lengkap lagu Ampar Ampar Pisang beserta terjemahan atau artinya dalam bahasa Indonesia.

Lirik Lagu:
Ampar ampar pisang
Pisangku balum masak
Masak sebiji dihurung bari bari
Masak sabijii dihurung bari bari


Mangga lepak mangga lepok
Sepatah kayu bengkok
Bengkok dimakan api
Apinya canculupan


Bengkok dimakan api
Apinya canculupan
Nang mana batis kutung dikitip bidawang
Nang mana batis kutung dikitip bidawang


Ampar ampar pisang
Pisangku balum masak
Masak sebiji dihurung bari bari
Masak sabijii dihurung bari bari


Mangga lepak mangga lepok
Sepatah kayu bengkok
Bengkok dimakan api
Apinya canculupan


Bengkok dimakan api
Apinya canculupan
Nang mana batis kutung dikitip bidawang
Nang mana batis kutung dikitip bidawang


Mangga lepak mangga lepok
Sepatah kayu bengkok
Bengkok dimakan api
Apinya canculupan


Bengkok dimakan api
Apinya canculupan
Bengkok dimakan api
Apinya canculupan

Arti dalam Bahasa Indonesia:

  • Ampar-ampar pisang = Pisang yang sedang dijemur
  • Pisangku belum masak = Pisangku belum matang
  • Masak sabigi dihurung bari-bari = Matang satu, langsung dikerubungi serangga kecil (sejenis semut atau lalat)
  • Mangga lempung mangga lempung = Ungkapan khas, seperti seruan permainan
  • Patah kayu bengkok-bengkok = Kayu patah dan bengkok-bengkok
  • Dimakan api api hangus = Terbakar habis oleh api
  • Dimakan nyamuk darah habis = Darah habis karena gigitan nyamuk

Lirik lagu ini tampak sederhana, namun memiliki makna simbolik yang akan dibahas lebih lanjut dalam bagian makna lagu.

Ampar Ampar Pisang Berasal dari Daerah

Ampar Ampar Pisang merupakan salah satu dari lagu Kalimantan Selatan, khususnya dari budaya masyarakat Banjar.

Lagu ini merupakan lagu tradisional Banjar yang menggambarkan kehidupan masyarakat sehari-hari, khususnya dalam kegiatan mengolah makanan.

Kata “ampar” dalam bahasa Banjar berarti “menjemur”, sedangkan “pisang” merujuk pada buah pisang.

Jadi, secara harfiah, judul lagu ini menggambarkan proses menjemur pisang yang umum dilakukan oleh masyarakat Banjar.

Pencipta Lagu Ampar Ampar Pisang

Di kutib dari wikipedia pencipta lagunya adalah ciptaan “A. Zaini.”. karena lagu ini termasuk dalam kategori lagu rakyat atau lagu tradisional.

Lagu rakyat umumnya berkembang secara turun-temurun dalam masyarakat dan tidak memiliki pencipta tunggal.

Namun, lagu ini telah mengalami berbagai aransemen ulang oleh komponis nasional, salah satunya Djohansyah Djohar, seorang seniman Kalimantan Selatan yang ikut berperan dalam mempopulerkannya di tingkat nasional.

Meskipun begitu, versi aslinya tetap dianggap sebagai warisan budaya lisan masyarakat Banjar.

Sejarah Lagu Ampar Ampar Pisang

Sejarahnya Berakar pada tradisi masyarakat Banjar yang sering mengolah pisang menjadi makanan ringan seperti rimpi (keripik pisang) atau sale (pisang kering).

Pisang-pisang tersebut dijemur terlebih dahulu, dan proses ini sering menarik perhatian anak-anak yang bermain di sekitar, sekaligus menjadi inspirasi untuk permainan dan lagu.

Dalam konteks budaya, lagu ini juga digunakan dalam berbagai permainan tradisional, seperti permainan bertepuk tangan atau tarian rakyat.

Lagu ini semakin dikenal luas ketika digunakan sebagai pengiring dalam pertunjukan seni, acara adat, hingga perhelatan nasional yang menampilkan budaya Kalimantan Selatan.

Makna Lagu Ampar Ampar Pisang

Makna lagu Ampar Ampar Pisang tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga menggambarkan:

  • Kehidupan sosial masyarakat Banjar yang sederhana dan penuh kebersamaan.
  • Simbol dari proses menanti dan kesabaran, di mana pisang yang dijemur harus matang dengan waktu, namun bisa diserbu oleh serangga bila tidak dijaga.
  • Penggambaran konsekuensi dari ketidaksiapan atau kelalaian, seperti dalam bait tentang api dan nyamuk—bisa dimaknai sebagai peringatan untuk berhati-hati dan waspada dalam kehidupan sehari-hari.
  • Dalam konteks permainan anak, lagu ini juga berfungsi sebagai alat edukasi yang mengajarkan ritme, kerjasama, dan keterlibatan sosial.

Dengan demikian, makna lagu Ampar Ampar Pisang mencerminkan nilai-nilai lokal, simbolik, dan edukatif yang terkandung dalam budaya Banjar.

Kesimpulan

Lagu Ampar Ampar Pisang adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang berasal dari Kalimantan Selatan.

Meskipun pencipta lagu Ampar Ampar Pisang tidak diketahui secara pasti, lagu ini terus dilestarikan karena nilai historis, kultural, dan edukatifnya.

Melalui lirik lagu Ampar Ampar Pisang dan artinya, kita bisa memahami kehidupan masyarakat Banjar, serta nilai-nilai yang mereka pegang.

Dari sejarah lagu Ampar Ampar Pisang hingga makna lagu Ampar Ampar Pisang, semuanya memperlihatkan bahwa lagu ini lebih dari sekadar hiburan melainkan bagian penting dari identitas budaya lokal yang patut terus dijaga.

Dengan mengenali lagu-lagu daerah seperti ini, kita turut melestarikan kekayaan budaya bangsa yang beragam dan penuh makna.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply